27. Feb, 2014

Cara Merawat Kaos

Kaos adalah pakaian sehari-hari yang sering kita pakai dalam suasana santai. Pakaian ini bisa dikenakan siapa saja baik laki-laki maupun perempuan, untuk semua kelompok umur termasuk bayi, remaja dan dewasa. Dengan desain yang terus berkembang seiring dengan perkembangan trend dari tahun ke tahun, kini kaos (T-shirt) menjadi pakaian yang memiliki nilai melebihi fungsi dasarnya. Kaos kini telah menjadi bagian dari dunia fashion.

 Berikut ini adalah cara merawat kaos kesayangan Anda:

  • Jangan merendam kaos terlalu lama
    Untuk kaos yang baru pertama kali dicuci, jangan merendam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Jangan pula merendam dalam air dengan deterjen berlebih. Karena deterjen berlebih mudah berakibat sablon pada kaos cepat rusak atau terkelupas.
  • Pilah saat mencuci
    Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, terutama kaos yang berwarna gelap seperti hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna terang seperti warna putih. Ini untuk mencegah seandainya warna tersebut luntur, tidak mengakibatkan kaos putih Anda terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.
  • Jangan menyikat berlebihan saat mencuci
    Terutama kaos berbahan katun, jangan menyikat dengan berlebihan pada kaos jenis ini karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak sablon juga dapat merusak pori-pori kaos.
  • Hindari memakai pemutih
    Hindari mencuci kaos bersablon dengan pemutih atau deterjen yang mengandung pemutih karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibatkan sablon menjadi luntur dan cat sablon terkelupas. Pemutih juga membuat kaos lebih cepat tipis dan menjadi kasar.
  • Hindari mencuci dengan mesin cuci
    Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan. Putaran mesin cuci dan gesekan antar baju satu sama lain bisa berakibat kaos menjadi melar, sablon cepat rusak dan pori-pori kain menjadi kasar.
  • Segera cuci jika terkena noda
    Segera cuci pada bagian yang kotor jika kaos Anda terkena noda. Oleskan shampoo atau deterjen pada bagian yang terkena noda, lalu gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.
  • Jemur terbalik
    Sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon kaos Anda lekas memudar. Oleh karena itu jemurlah kaos Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap keluar, dan bagian luar atau yang bersablon menghadap ke dalam agar tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Jangan menggantung
    Jangan menggantung dengan gantungan baju saat menjemur kaos karena dapat mengakibatkan bagian leher dan pundak kaos menjadi melar. Beban kaos saat basah dapat membuat kaos Anda melar membentuk gantungan baju di bagian leher dan pundaknya. Gunakan gantungan baju hanya untuk kaos yang kering.
  • Setrika
    Setrikalah kaos Anda setelah dicuci dan dijemur. Atur posisi panas setrika Anda pada posisi sedang. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering dan hindari menyetrika pada bagian sablon secara langsung, atau jika mau disetrika, gosoklah di bagian sebaliknya agar jangan terkena sablonnya.
  • Jangan dipakai saat tidur
    Kaos yang dipakai saat tidur akan menjadi cepat kotor, kusut, dan melar. Keringat Anda, kotoran debu, tindihan tubuh Anda, dan gerakan-gerakan tubuh Anda yang tidak Anda sadari bisa membuat kaos Anda menjadi tampak tidak rapi lagi.
  • Pakai seperlunya
    Untuk kaos kersayangan Anda, sebaiknya gunakan saat acara-acara atau kegiatan tertentu saja. Jangan terlalu sering memakainya, karena terlalu sering dipakai kaos Anda tentu akan cepat menjadi rusak dan pudar warnanya.
  • Simpan dengan rapi
    Terakhir, simpanlah kaos Anda dengan lipatan yang rapi. Atau jika ingin digantung, gantunglah dengan rapi. Simpan pada tempat yang kering dan tidak lembab. Bila perlu, gunakanlah pewangi pakaian untuk lemari baju Anda.

Demikian,

Tim www.pesanbaju.net

Diolah dari berbagai sumber